close
menu

CV. Sinar Jaya Prima

sql
Freon R22 Merk Refrigerant
Freon R22 Merk Refrigerant

Jual Freon R22 Merk Refrigerant




Spesifikasi Freon R22 Merk Refrigerant

Pada tahun 1990-an kita sering mendengar tentang CFC (chlorofluorocarbons) dan pengaruh yang timbulkan dalam penipisan lapisan ozon. Ada pembicaraan dan diskusi bahwa semua refrigeran yang menyebabkan kerusakan lingkungan akan dihapuskan.

Tapi seiring waktu berlalu, kesadaran untuk memeriksa apakah kulkas atau AC yang dibeli memiliki refrigeran ramah lingkungan atau tidak berangsur menghilang, dengan anggapan bahwa CFC telah dihapus dan hari ini kita hanya mendapatkan refrigeran yang ramah lingkungan . Benarkah itu? Pada artikel ini, kita akan melihat berbagai refrigeran yang digunakan dalam AC dan kulkas yang tersedia di pasaran.

Apa itu Refrigeran?

Refrigeran adalah cairan yang digunakan dalam AC dan kulkas, untuk mengambil panas dari isi kulkas atau ruang dan membuang panas di atmosfer bumi. Sebuah refrigeran mengalami perubahan fasa dari cair ke gas (pada menyerap panas) dan kembali ke cair (ketika kompresor mengompresnya). Pilihan refrigerant yang ideal dibuat berdasarkan sifat termodinamika yang menguntungkan, non-korosif terhadap alam, dan keselamatan (non-beracun dan tidak mudah terbakar). Meskipun banyak cairan dapat digunakan sebagai pendingin, pada abad ke-20, CFC menjadi refrigeran paling populer.

Freon R22

Refrigeran yang paling umum di masa lalu adalah CFC. Pada 1990-an dan 2000-an, CFC digantikan dengan HCFC (hydrochlorofluorocarbon) dan HCFC yang paling umum adalah “R-22”. Namun, HCFC hanya sedikit lebih baik daripada CFC karena mengandung klorin, yang berbahaya bagi lingkungan.

Pemerintah Indonesia melalui Departemen Perindustrian dan Perdagangan (41/M-IND/PER/5/2014) kemudian (40/M-DAG/PER/7/2014) dan (55/M-DAG/PER/9/2014) menetapkan mulai tahun 2015 diberlakukan implementasi HPMP (HCFC Phase-Out Management Plan). Yang artinya penghapusan Freon R22 untuk industri ini serta merevisi syarat dan ketentuan impor Bahan Perusak Ozone (BPO) dan melarang impor produk yang memakai Freon R22. Pihak dealer dan toko masih bisa menjual produk mereka sampai stock habis, dan melayani purna jual sampai dengan tahun 2030, saat dimana Freon R22 akan dihapus dari Indonesia.